Rabu, 23 November 2011
Puisi Untuk Seseorang
Dulu orang memandang aku dengan sebelah mata
Dengan hati yang dingin yang tidak mengerti apa-apa
Kini orang-orang itu berubah memandangku
Karena dirimu yang hadir di kehidupanku
Sudah tiga tahun berlalu bersamamu
Dalam suka dan duka telah kita lalui bersama
Terima kasih kau masih mau bersamaku
Bersamamu memberikanku asa
Sekarang aku mengerti kenapa tuhan mengirimmu
Dulu aku ragu kenapa Tuhan mamberiku
Pria yang jauh dari harapanku
Tapi aku percaya bahwa kau akan menjadi sempurna untukku
Terima kasih tuhan karena memberiku
Pria yang seperti ulat, dan aku percaya
Kalau ulat ini akan berubah menjadi kupu-kupu
Yang indah di kemudian hari
Selasa, 22 November 2011
Terima Kasih atas KaruniaMu Ya Allah
Terima kasih atas karuniaMu
Terima kasih karna Kau telah memberikan aku keluarga yang sangat baik
Terima kasih atas rizkiMu yang sangat berkecukupan
Aku hanya manusia yang hanya bisa mengeluh, mengeluh dan mengeluh
Padahal aku semestinya bersyukur udah dilahirkan seperti ini
Sedangkan diluar sana banyak yang merasa kekurangan
Tapi aku malah kurang bersyukur dengan keadaan aku
Ya Allah sangat berdosa aku
Aku hanya melihat ke atas, kesenangan, dan hura-hura
Dan seharusnya aku menengok kebawah
banyak orang kerja sampai malam demi mencari uang halal untuk sesuap nasi
banyak orang yang serba kekurangan
Dan seharusnya aku melihat itu semua Ya Allah
Ya Allah bantu aku kembali kejalanMu Ya Allah
Insya Allah aku tak akan seperti kemarin
Aku tak akan mengeluh dengan keadaan aku
Aku tak akan bikin orang tua aku menangis
Aku tak akan membantah apapun yang orang tuaku suruh
aku juga mau lihat orang tuaku bangga dan tersenyum bahagia liat aku menjadi apa yang mereka mau
sayangilah kedua orang tuaku karna aku juga sangat menyayanginya
Jauhkan aku dan keluarga aku dari orang-orang yang berniat jahat Ya Allah ..
Aminn
Cinta Sejati
Cinta Sejati
Cinta sejati takkan sanggup tuk diungkapkan
Meski lewat lagu atau lewat puisi
Cinta sejati tak mudah untuk di lukiskan
Melalui sebentuk langit biru atau segarnya udara pagi
Cinta sejati takkan pernah bisa beranjak pergi
Meski masanya telah sirna dan ceritanya tak lagi putih
Cinta sejati takan mudah untuk di goyah
Walau godaan menderu dan kenikmatan duniawi mengijami
Hingga esok tak lagi ada
Sejak terasa waktu pertama
Hingga dunia menjadi abadi
Tak berubah semua dihatiku
Sedihnya Sendiri
Tiap malam aku sendiri
Bulan bintang tak tampakkan diri
Terasa sepi dalam hidup ini
Ku coba tuk mengakhiri
Kesepian dalam hati ku tutupi
Ku ingin esok ada yang menemani
Begitu aku temui dia hilang lagi
Mungkinkah aku kan terus begini
Dapatkah kujalani sendiri
Mungkin aku tak bisa menikmati
Sungguh berat hidupku ini
Adakah sinar yg akan menerangi
Setiap aku mengingatnya lagi
Terasa hanya tiada arti aku ini
Disana aku temui lagi
Hari yang sangat menyedihkan hati
Sungguh sedihnya hati ini
Bila terus begini .. disini ..
Aku harus bangkit dari awal lagi
Hingga kujalani hidup yang BAHAGIA ini